Selasa, 26 Desember 2017

Kisah Kemarin

Terimakasih sayang, terimakasih atas cerita yang sudah terukir manis dan cerita yang berlinang air mata. Kisah yang tidak akan bisa dilupa, kisah yang tidak mungkin akan terhhapus oleh masa. Hari ini 2 tahun 9 bulan kita sudah berpisah. Banyak cerita yang turut mengiringi, kecewa, tangisan, senyuman, harapan, dan impian untuk hari esok. Meski kita tidak mungkin bisa bersama, biar menjadi kisah kemarin.

Maaf kan aku untuk rasa kecewa yang aku ciptakan dihati orang-orang yang ingin melihatku bangkit  dari rasa ini, karena cerita kisah kemarin yang masih melekat di hati dan pikiran ku. Salah ku memang, karena aku yang sulit melupakan kisah kemarin. Maaf dan maafkan aku.

Kisah kemarin memang sangat kejam dan sangat mengiris hati. Kecewa yang teramat dalam membuat ku sulit bangkit, sulit melihat harapan indah didepan sana. Mata ku tertutupi kabut tebal kesedihan. Kisah senja merah itu membunuh ku.

Terimakasih warna pelangi indah usai hujan di senja merah tahun ini. Dan semoga aku tidak memberikan rasa kecewa untuk pelangi senja ini.

Harapan indah harus aku jemput. Kisah kemarin harus ku tinggalkan disini.

Tuhan pemberi rasa cinta yang indah kepada umat nya, terimakasih selalu memberi ku kekuatan untuk melalui liku kisah ku.


==Kisah Kemarin== 

Minggu, 03 Desember 2017

MAAF SAYANG

Malam itu tetiba saja aku tercengang heran, layar ponsel ku memberikan notifikasi dari seseorang.
Ya, sudah bisa  ditebak itu siapa. Walaupun nomer tidak ada di daftar kontak dan belum ku buka isi chat itu sepenuhnya. Masih ku ingat jelas tentang nya, Tuhan bantu aku melupakan..

Terlepas dari dirinya yang memang sulit dilupakan. Kehadiran nya yang nyata hari itu seakan menjawab keraguan di hati. Tinggalkan dan lupakan atau kembali dan siap menerima resiko kembali mengukir luka.

Aku tidak bisa memungkirinya, hati bahagia melihat senyum tawanya.
Namun sisi lain hati lirih menahan sakit luka kemarin yang tak kunjung kering.

Maaf sayang, 
Mungkin kata maaf bisa ku terima,
Sikap mu terhadap ku dapat ku terima,
Namun luka itu masih sangat sakit sayang. 

Sembuhkan rasa luka ku mudah saja karena rasa sayang ku ada untuk mu.
Tapi rasa luka dan kecewa orang tua ku, entahlah. Hanya Tuhan dan hati meraka yang tau.


==Kisah Kemarin==